Profile

WELCOME

Sign In

Consultant - Reading - Traveling - Jogging - Jazz - Classical - The Association For Advancement Of Small Business Surabaya - Indonesia

Selalu ingin tahu sesuatu yang baru, teratur (tapi nggak streng banget), suka mengamati keindahan alam yang sederhana sekalipun (bersyukur..), cukup menikmati dan bahagia dengan hidupku..tapi, kadang-kadang naif juga (haha...)

The City of Perth
Surat dari Sahabat 1, 2, 3
Cerita tentang Jerman 1, 2, 3
Jalan² ke Ranah Minang 1, 2

Early's Photos

early_rahmawati@yahoo.co.uk

Tagboard

   

Calendar

<< May 2004 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31


My Friends

The Secret 2 Success

Kampung Donat

50 Kota

Cimbuak

Agustin

TGO

OSS

PUPUK

Lulu'

Rini

Gita

Mita

Hadik

Alex

Pito

Fanabis

Endiks

Hedi

Bangsari

Indah

Kesya

GreenRoom

Anang

Vivink

Erny

Zumux

Bahtiar


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:
rss feed


Credits

Layout: Marianne
Picture: Stock.XCHNG
BLOGDRIVE
TEMPLATES
Blogdrive
Monday, May 31, 2004
Sepenggal cerita tentang Jerman (1)


Jerman yang kita kenal adalah Jerman yang selalu teratur, on time, punya kenangan tentang Tembok Berlin, sekolah gratis, punya sejarah tentang NAZI, dan sebagainya.

 

Berbagai bentuk bayangan dan pikiran tentang Jerman itulah yang hampir pasti akan selalu membayangi kita jika pertama kali akan berangkat ke Jerman, sebuah negara maju di jantung Eropa yang punya sejarah tentang terbelahnya negara menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur sejak tahun 1950-an dan menyatu kembali sejak tahun 1989. Begitulah, ketika menginjakkan kaki di bandara kota Frakfurt di pagi buta pada akhir minggu pertama bulan November di awal musim dingin tahun 2003 lalu, bayangan tentang Jerman pun menjadi kenyataan. Dengan masih menanggung kelelahan sejak penerbangan 12 jam dari Kuala Lumpur, dimana sepanjang waktu itu kita hanya bisa menjumpai malam karena semakin menjauhi matahari di khatulistiwa, pada pukul 5 pagi para penumpang harus diperiksa paspornya. Sejak tergabung menjadi Uni Eropa beberapa tahun lalu, perlakuan imigrasi terhadap orang-orang yang masuk ke Jerman dan juga negara-negara lain yang tergabung dalam Uni Eropa, dikategorikan menjadi warga Uni Eropa atau non Uni Eropa. Dengan strategi menunjukkan tiket kembali ke Indonesia, mudahlah lolos dari pemeriksaan imigrasi. Dan akhirnya, setelah beberapa menit memelototi bermacam-macam tas dari bagasi yang telah keluar dari Malaysia Airlines, akhirnya tas berisi baju-baju hangat untuk dua minggu tinggal di Jerman berhasil didapatkan.

 

Tapi, perjalanan belum selesai, karena ternyata lokasi penerbangan pesawat Luftansa untuk melanjutkan penerbangan ke Koln berada di terminal lain dimana untuk menuju kesana harus ditempuh dengan kereta layang selama kurang lebih 5 menit. Bandara Frankfurt yang besar kadang juga membuat bingung bagi mereka yang baru pertama kali datang, karenanya kita harus cermat membaca petunjuk arah yang akan kita tuju. Tapi jangan khawatir, petugas-petugas yang cukup ramah akan membantu kita menginformasikan apapun yang kita inginkan.

 

Untuk menghilangkan kebosanan menunggu selama kurang lebih 4 jam, berjalan-jalan di pertokoan di komplek bandara akan sangat menyenangkan, apalagi saat itu menjelang Natal. Bertemu dengan berbagai macam orang dari seluruh dunia dengan rencana perjalanan masing-masing, dengan berbagai adegan perpisahan maupun pertemuan, sungguh sesuatu yang exciting. Hm…saya jadi ingat film Love Actually, dimana sutradaranya mendapat inspirasi dari melihat berbagai adegan yang menunjukkan kasih sayang di bandara, benar-benar cinta itu ternyata ada di mana-mana.

 

Frankfurt adalah bandara tersibuk ketiga di daratan Eropa setelah Bandara Charles de Gaulle di Paris dan Schipol di Amsterdam, dan tentu saja bandara Heathrow London adalah yang paling sibuk, bahkan tersibuk di dunia. Perjalanan Frankfurt-Koln ditempuh selama kurang lebih 30 menit, dan rasanya belum puas melihat pemandangan Jerman dari atas selama penerbangan itu. Tak apalah, karena di sebelah kursi saya ada seorang pria keren J tapi saya terlalu malu untuk mengajak bicara. Dan beberapa waktu kemudian, kami saling terpana di Bandara Konrad Adenuer Koln karena ternyata dia adalah delegasi dari Guatemala untuk acara seminar yang sama dengan saya di Gummersbach. Tak sabar rasanya saya bertemu teman-teman dari seluruh penjuru dunia, dari negara-negara yang sedang berkembang (Asia, Afrika, Timur Tengah, Amerika Latin, dan Eropa Timur)

 

Salam sayang buat sahabat-sahabat saya : Manuel (Guatemala), Aruna (Nepal), Salma (Pakistan), John Paolo (Philipina), Sara (Malaysia), Jamal (Jordania), Lorice (Palestina), Avinoam (Israel), Juan (Nicaragua), Irakli (Georgia), Vali (Azerbaijan), Ina, Ekaterina, dan Alexej (Rusia), Christian (Paraguay), Alejandro (Costa Rica), Vicky (Argentina), Ana (Mexico), Leon (Afrika Selatan), Victor Moyo (Zimbabwe), Fatma (Tanzania), Ahmed (Mesir), dan Ilze yang cantik (Latvia). Juga para panitia di Leadership Seminar Frederick Naumann Stiftung (FNSt) Feline, Wulf, Christine, dll.

 

Ada kelanjutannya……..tunggu ya…nanti akan saya ajak anda keliling Koln, Frakfurt, Gummersach, Magdeburg dan Berlin……juga kota-kota kecil di sepanjang sungai Rhein…dan pabrik mobil Volkswagen alias VW !!

 

Sementara ada foto Ilze Selakova yang cantik plus ibukota Latvia, Riga..kapan ya ada kota secantik ini di Indonesia?


ilze
Ilze Selakova yang cantik
riga
Ibukota Latvia, Riga

 



Posted by early at 15:54

Bred 11s For Sale
May 3, 2013   05:48 PM PDT
 
well this blog is great i love reading your articles.
Jordan 11 Bred Price
May 3, 2013   05:47 PM PDT
 
It's so nice to have you do all of the research for us. It makes our decision making so much easier!!
Nina
June 8, 2012   05:13 PM PDT
 
Salam sayang? Kaya mereka ngerti bahasa Indonesia aja. he he
seno
January 9, 2012   09:36 AM PST
 
untuk rekan-rekan yang tertarik melanjutkan kuliah di Jerman. Untuk keterang lebih lanjut bisa menghubungi DAAD
zhi
July 4, 2011   10:23 PM PDT
 
ich wasetch das koren wit darlling ich wish de portendt scdeutsch zummenstaghen ich her prom dtersthu ......
wer ich zu prnd eddtential wer du fer de tachure
widya
August 21, 2010   11:38 AM PDT
 
cita-cita ku sekarang adalah sokolah di jerman. dan aku berharap pemerintahan jerman menyediakan beasiswa untuk aku atau pun anak2 indonesia lainnya supaya bisa bersekolah di jerman.
jerry irawan
March 10, 2010   01:34 PM PST
 
saya pengen melanjutkan study S2 kejerman, cara nya gmn ya??
tolong berikan informasi ya...
thanx ya,,,,,
melin
February 26, 2010   01:05 PM PST
 
pgen ke jerman jg euy.............
slama ney hanya di Bali doang..........
wkwkwkwk
jerman impianq.....
hehehehe
cerita lanjutannya dundz.............
Name
February 26, 2010   01:02 PM PST
 
hmmmmm............
kpn yaw q bs ke jerman..............
pgn bgt dech...............
impianq seumur hdup adalh dpt ke jerman.......................
DEUTSCH IS AN ART.............
hehehehe
Rasul
January 26, 2005   01:46 AM PST
 
ceritanya bagus, tapi lanjutannya ditunggu!

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments








Previous Entry Home Next Entry