Profile

WELCOME

Sign In

Consultant - Reading - Traveling - Jogging - Jazz - Classical - The Association For Advancement Of Small Business Surabaya - Indonesia

Selalu ingin tahu sesuatu yang baru, teratur (tapi nggak streng banget), suka mengamati keindahan alam yang sederhana sekalipun (bersyukur..), cukup menikmati dan bahagia dengan hidupku..tapi, kadang-kadang naif juga (haha...)

The City of Perth
Surat dari Sahabat 1, 2, 3
Cerita tentang Jerman 1, 2, 3
Jalan² ke Ranah Minang 1, 2

Early's Photos

early_rahmawati@yahoo.co.uk

Tagboard

   

Calendar

<< May 2004 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31


My Friends

The Secret 2 Success

Kampung Donat

50 Kota

Cimbuak

Agustin

TGO

OSS

PUPUK

Lulu'

Rini

Gita

Mita

Hadik

Alex

Pito

Fanabis

Endiks

Hedi

Bangsari

Indah

Kesya

GreenRoom

Anang

Vivink

Erny

Zumux

Bahtiar


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:
rss feed


Credits

Layout: Marianne
Picture: Stock.XCHNG
BLOGDRIVE
TEMPLATES
Blogdrive
Saturday, May 29, 2004
The City of Perth


perth

Rotation Of South Perth

Perth, ibukota State of Western Australia (WA), mungkin tidaklah sebesar Jakarta, bahkan lebih kecil dibanding Surabaya, namun demikian, kota ini cukup menarik untuk dikunjungi karena ketenangannya, juga sumber kekayaan alam di sekitarnya. WA adalah negara bagian terbesar di Australia yang bayak menghasilkan sumber daya alam pertambangan, sehingga tak jarang banyak dijumpai orang kaya di WA, terutama tinggal di suburb di sekitar Perth seperti di daerah Claremont. Mereka tinggal di mansion-mansion, yang seringkali bahkan jadi objek wisata walaupun hanya sekedar lewat dan mengagumi kecantikan atau kemegahan bangunannya.

 

Di kota Perth sendiri, banyak sekali objek wisata yang bisa dinikmati oleh turis asing atau mancanegara, diantaranya adalah The Perth Mint (museum emas dan perak yang menjual berbagai macam souenir bernuansa perak dan emas juga), Perth Arts Center (tempat kursus berbagai macam bentuk kesenian seperti menari, ballet, musik, dsb), Perth Concert Hall (tempat berbagai pertunjukan musik dan teater lengkap dengan museumnya), The Old Mill (tempat penggilingan gandum tertua di South Perth), Town Hall (balai kota Perth dimana kita bisa melakukan tour sambil naik di atas tower melihat pemandangan kota Perth), Western Australia Cricket Association (WACA) Museum termasuk stadion cricket-nya, His Majesty Theater (tempat pertunjukan opera atau konser yang terletak di tengah kota di pojok jalan King’s Street), dan tentunya bell tower yang lebih dikenal sebagai The Swan Bell yang terletak persis di pinggir Swan River dimana di depan bell tower tersebut juga terdapat pelabuhan kota Perth. Untuk menambah pengetahuan juga terdapat The Museum of Western Australia (yang terdiri dari 4 lantai dengan menyimpan berbagai macam koleksi), Western Australia Library (perpustakaan terbesar di WA berlantai tujuh yang menjual buku-buku bekas koleksi perpustakaan dengan harga yang sangat murah), dan Western Australia Gallery (pusat seni yang menyimpan dan memamerkan hasil karya seni dari berbagai jenis, seperti lukisan, patung, dll). Ketiga bangunan tersebut berada dalam satu komplek yang menyatu sehingga memudahkan bagi masyarakat yang ingin belajar dan melihat pertunjukan seni di Perth, apalagi ada salah satu bangunan antik lagi yaitu Perth Institute of Contemporary Art (PICA) yang mengajarkan berbagai hal tentang seni kontemporer sekaligus tempat pameran seni kontemporer di aulanya.


swan_bell
Rotation Of Swan Bell


Di dekat komplek seni tersebut terdapat wilayah Nortbridge yang menjadi pusat hiburan malam di Perth dengan tenda-tenda café di sepanjang jalan, tidak kalah indahnya seperti di Paris atau kota-kota lainnya di Eropa dengan berbagai macam restoran yang menyediakan makanan khas Indonesia, Thailand, India, Italia, dll. Di pojok Nortbridge ini terdapat gedung tua yang dijadikan hotel yang dibangun pada abad 18, gedung ini mirip sekali dengan model rumah tua bergaya New Orleans di Amerika Serikat dengan ukiran-ukiran berandanya seperti renda. Sedikit agak keluar kota ada The Old Brewery yang merupakan bekas pabrik pembuatan bir yang sangat terkenal sejak tahun 1800-an, yang kemudian beralih fungsi menjadi hotel dan restoran. Tempatnya yang cukup strategis di pinggir Swan River membuat kita tak akan bosan memandang pemandangan dan atraksi sepanjang sungai, seperti memandang laut.


Untuk sekedar jalan-jalan dan berkeliling Perth kita dapat menggunakan bus dengan julukanThe CAT atau Central Area Transit (yang berwarna merah, biru dan kuning) yang merupakan bus gratis yang disediakan pemerintah kota Perth untuk transportasi warga di dalam kota Perth sesuai dengan jalurnya masing-masing yang dibedakan dari warna-warna tersebut. Setiap akan berhenti di tiap halte, akan ada suara merdu dari komputer yang berkata “Next stop is…..misalnya London CourtLondon Court adalah sebuah lorong di pusat perbelanjaan kota Pert bernuansa London lengkap dengan jam dan patung khas London. Selain sarana transportasi yang cukup nyaman, pemerintah kota Perth juga menyediakan sarana transportasi bagi pejalan kaki dan sepeda yang sangat bagus dengan rute-rute yang mudah dijangkau di dalam kota Perth. Untuk pariwisata pemerintah kota juga menyediakan layanan kereta antik yang membayar sekitar AUS$6 dengan rute King’s Park – Burswood Hotel yang melewati jalan-jalan di tengah kota Perth.

 

Pada tanggal 26 April biasanya diperingati ANZAC Day semacam perayaan hari pahlawan, yang dirayakan oleh seluruh warga Australia dan New Zealand dimana mereka mengenang jasa para pahlawan (yang tentu saja kebanyakan tentara) dalam berbagai pertempuran di dunia. Perayaan yang paling besar ANZAC Day di luar negara mereka adalah di Gallipoli Turki, dimana pada pertempuran PD I di tempat itulah untuk pertama kalinya tentara Australia dan New Zealand secara bersama-sama (berada dalam satu kesatuan) berpartisipasi dalam perang. Selanjutnya mereka kemudian ikut serta daam berbagai perang di belahan dunia, baik tergabung dalam misi PBB maupun tidak, sehingga mereka akhirnya mempunyai banyak veteran perang yang selalu mengikuti upacara bahkan ikut berparade walaupun usia mereka sudah lanjut. ANZAC Day di Perth biasanya diawali dengan upacara mengelilingi api abadi di pagi hari berpusat di Monumen Pahlawan di King’s Park. Pada saat ANZAC Day tersebut biasanya monumen peringatan itu akan penuh dengan karangan bunga dari berbagai kantor perwakilan negara sahabat, seperti Indonesia, USA, Turki , dan negara-negara lainnya.

 

Hay Street dan Murray Street adalah dua jalan yang saling berhubungan, dimana pusat berbelanjaan di kota Perth berada. Di pertengahan kedua jalan itu kendaraan dilarang lewat, mayoritas pebelanja berjalan kaki, ada juga yang naik sepeda, dan beberapa mendorong kereta bayi. Sarana jalan yang cukup nyaman untuk berjalan kaki tidak membuat para pengunjung jera, mereka dapat menikmati window shopping dan sekaligus berbelanja aneka kebutuhan di sepanjang paruh jalan itu. Di sepanjang jalan untuk pejalan kaki di kedua jalan itu juga sering diadakan berbagai atraksi seperti teater jalanan, sirkus kecil, atau pengamen jalanan lengkap dengan band-nya. Berbagai jenis toko berada di jalan-jalan ini termasuk toko buku yang menjadi favorit, baik yang menjual buku-buku baru atau second hand seperti jaringan Elizabeth Second Hand Book Shop-nya. Forrest Place adalah plasa yang sangat terkenal di tengah Murray Street  dengan lapangan luas di sekitar Perth Post Office dan café-café cantik di sekitarnya yang juga terletak di depan stasiun kereta yang modern sekaligus antik. Di sekitar jalan itu juga terdapat jalan-jalan pusat bisnis di Perth (Central Business District atau CBD) seperti St. Georges Terrace, Barrack Street, William Street dan Wellington Street dengan gedung-gedungnya yang modern menyatu dengan gedung tua seperti perkantoran di Central Park atau The Bank West yang merupakan dua gedung tertinggi kota Perth.

 

Di dalam kota Perth sendiri terdapat beberapa taman kota yang sangat teratur dan nyaman untuk sekedar bersantai antara lain King’s Park (taman kota terbesar di Perth), Queen’s Garden, Stirling Garden, Wellington Square, Barrack Square (di sinilah terdapat The Swan Bell), Russel Square, dan Royal Square. Selain itu di sekitar Perth terdapat juga tempat-tempat menarik untuk dikunjungi, antara lain Cottesloe Beach, Scarborough Beach, Hillary’s Marina, Burswood Park, Burswood Hotel and Casino (di dekat Burswood Hotel ini terdapat Burswood Dom yang terkenal sebagai tempat untuk pameran-pameran dan pertunjukan-pertunjukan yang telah terjadwal setiap tahunnya).

 

Di kota Perth dan sekitarnya juga terdapat beberapa universitas yang cukup terkenal di Australia, yaitu University of Western Australia (UWA), Curtin University, dan Edith Cowan University. Banyak sekali mahasiswa dari Indonesia yang belajar di sini, karena Perth memang salah satu kota yang biaya hidupnya cukup murah dibanding kota-kota besar lainnya di Australia. Universitas-universitas tersebut juga mempunyai sarana yang lengkap termasuk dengan spesialiasinya sendiri, seperti Curtin University yang terkenal dengan jurusan teknologinya, atau UWA yang terkenal dengan jurusan humaniora dan seni-nya.

 

Di daerah suburb terdapat kota-kota kecil yang menarik seperti Guilford (kota tua yang cantik), Fremantle, Midland, Canningvalle (yang terkenal dengan second market-nya setiap hari minggu), dan Subiaco (yang terkenal dengan pasar-nya dan Subiaco Oval-nya tempat pertandingan rugby, olahraga paling terkenal di Australia). Selain itu terdapat juga wilayah perkebunan anggur yang cukup luas dan indah di Swan Valley dimana pabrik-pabrik aggurnya membolehkan pengunjung untuk mencicipi seteguk anggurnya dan Caversham Wildlife Park yang merupakan peternakan pribadi hewan-hewan khas Australia yang terletak di sekitar Midland. Di sekitar wilayah ini pula terdapat pabrik pembuatan keju yang sangat terkenal degan rasanya yang katanya asli.

 

Khusus kota Fremantle yang merupakan kota tua di Western Australia (sekitar 30 menit naik kereta atau bus dari Perth), banyak sekali turis asing yang datang ke kota ini. Fremantle terkenal dengan Fremantle Market-nya yang hanya buka tiap Jum’at - Minggu, The Esplanade yang dipakai untuk bersantai bersama keluarga plus burung-burung daranya yang cantik, Fremantle History Museum and Arts Center, Maritime Museum (di museum ini dipamerkan juga potongan-potongan dan isi kapal Belanda bernama Batavia yang karam di perairan Australia pada abad ke 18). Fremantle terletak di tepi laut, maka The Round House yang juga merangkap sebagai mercusuar, sekaligus penjara dan menyatu dengan pantai adalah tempat paling bersejarah karena merupakan cikal bakal pendirian kota Fremantle, kemudian ada Fremantle Town Hall lengkap dengan city tour-nya dengan menggunakan kereta antik seperti di Perth, juga Fremantle Prison, bekas penjara yang sekarang menjadi museum. Di Fremantle juga terdapat satu universitas yang cukup terkenal yaitu Notre Dame University. Fremantle penuh dengan bangunan tua yang cantik, dimana akhirnya pemerintah kota selalu menyelenggarakan Fremantle Heritage Festival setiap tahunnya dengan acara-acara yang sangat menarik yang berhubungan dengan pelestarian sejarah kota Fremantle, apalagi jalan-jalan di kota ini sungguh menyenangkan, tidak terlalu padat kendaraan dan banyak café terbuka di sepanjang jalan. Kota ini pula yang menjadi surga bagi pelancong untuk mencari souvenir-souvenir khas Australia dengan harga yang murah, ada juga toko second hand berbagai macam barang dengan harga yang terjangkau.


fremantel

Rotation Of Esplanade Fremantle

 

Demikianlah, ternyata Perth yang sangat kecil, juga kota-kota di sekitarnya menyimpan banyak atraksi dan keindahan. Kenangan tentang jalan-jalan pagi atau sekedar bersepeda di sepanjang Swan River yang jernih dan cantik di jalur khusus yang aman dari kendaraan bermotor itu, juga air mancur-air mancur yang indah di depan Mounth Bay Apartment itu akan menjadi kenangan yang tak terlupakan. Kapan ya Indonesia punya kota-kota seperti ini?

 



Posted by early at 19:43
(3) comments



Next Page